UPKK Melaksanakan Kegiatan Workshop Kewirausahaan Tahun 2026
Berita Umum | 25 September 2026 10:00 wib
Memulai usaha tidak selalu harus menunggu modal besar, tetapi membutuhkan keberanian untuk mengambil langkah pertama. Semangat inilah yang diusung UPT. Pengembangan Kewirausahaan dan Karier (UPKK) UIN Antasari Banjarmasin melalui Workshop Kewirausahaan Tahun 2026 bertema *“Berani Mulai, Berani Tumbuh: Kunci Menjadi Entrepreneur Muda”*, yang dilaksanakan pada 23–24 September 2026 di Banjarmasin.
Banjarmasin, 23 September 2026
UPT. Pengembangan Kewirausahaan dan Karier (UPKK) UIN Antasari Banjarmasin selalu berkomitmen dalam mendorong pengembangan Karier dan Kewirausahaan bagi Mahaasiswa dan Alumni. Kali ini UPKK Melaksanakan Workshop Pengembangan Diri Kewirausahaan Tahun 2026 guna menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Kegiatan kali ini mengangkat tema "Berani Mulai, Berani Tumbuh : Kunci Menjadi Entrepreneur Muda" ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya UPKK dalam membekali mahasiswa dengan wawasan, keterampilan, dan pola pikir kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Workshop tersebut diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi UIN Antasari Banjarmasin yang memiliki ketertarikan terhadap dunia bisnis, baik yang telah menjalankan usaha maupun yang baru memiliki ide dan keinginan untuk memulai usaha.
Acara pembukaan Workshop Kewirausahaan Tahun 2026 turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Ushuluddin dan Humaniora serta Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Dr. Irfan Noor, S.Ag., M.Hum.
Workshop ini menghadirkan empat narasumber, yaitu Syafril, S.E., M.M.; Nur Rohmad Khoiririjal; Ari Setianty; dan Elida Mahriani, S.E.I., M.H. Para narasumber memberikan pembekalan kepada peserta mengenai berbagai aspek penting dalam membangun dan mengembangkan usaha. Workshop Kewirausahaan Tahun 2026 dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Rabu hingga Kamis, 23-24 September 2026, sebagai bagian dari rangkaian pembekalan dan pengembangan wawasan kewirausahaan bagi mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pengembangan jiwa dan keterampilan kewirausahaan, antara lain Know Your Power & Know Your Customer, Business Model Canvas (BMC), Digital Entrepreneurship & E-Commerce, Branding Activation Startup, Personal Branding and Motivation for Startup, Langkah Awal Membangun Bisnis, Berani Memulai dan Menghadapi Tantangan Entrepreneur, serta Menggali dan Mengembangkan Ide Bisnis yang Potensial.
Melalui materi-materi tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar kewirausahaan, tetapi juga mampu mengenali potensi diri, memahami kebutuhan konsumen, mengembangkan ide bisnis, membangun identitas usaha, serta memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis.Melalui workshop ini, peserta tidak hanya diarahkan untuk memahami konsep kewirausahaan secara teoritis, tetapi juga didorong untuk mampu melihat permasalahan di lingkungan sekitar sebagai peluang yang dapat dikembangkan menjadi ide bisnis.
Kepala UPT. Pengembangan Kewirausahaan dan Karier UIN Antasari Banjarmasin, Dr. Taufik Hidayat, S.Psi., Psikolog, M.Kes., dalam sambutannya beliau mengatakan modal utama untuk memulai bisnis bukan hanya uang, tetapi juga keberanian. Ada uang, tetapi tidak memiliki keberanian, maka seseorang belum tentu mampu memulai atau menjalankan usaha. Sebaliknya, ketika tidak memiliki uang tetapi memiliki keberanian, seseorang masih dapat mencari berbagai peluang dan cara untuk memulai usaha.
Artinya, uang bukanlah satu-satunya hal yang paling utama dalam berbisnis. Yang perlu dibangun terlebih dahulu adalah keberanian untuk memulai.
Keberanian secara psikologis merupakan modal yang penting bagi seseorang untuk bergerak, berkembang, dan menghadapi kehidupan. Karena itu, melalui kegiatan ini kami berharap mahasiswa mendapatkan inspirasi untuk mengubah pola pikir ketika menghadapi lingkungan dan situasi kehidupan yang penuh tantangan, ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan 5 Prinsip dasar Usaha orang orang Cina yaitu Cuan, Cincai, Cengli, Chengxu, dan Ciyuan. Cuan (Keuntungan), Keuntungan adalah hal yang wajib, tetapi harus didapat secara wajar dan berkelanjutan demi kelangsungan jangka panjang. Cincai (Fleksibilitas), sikap fleksibel dan tidak kaku dalam menghadapi situasi atau negosiasi agar hubungan bisnis tetap berjalan lancar. Cengli (Kejujuran), berlaku jujur, adil, dan transparan. Kepercayaan adalah modal utama yang tidak bisa dibeli dengan uang. Chengxu (Prosedur), disiplin dan sistematis. Usaha sekecil apa pun harus dikelola secara teratur, rapi, dan memiliki standar operasional yang jelas. Ciyuan (Jaringan), membangun dan merawat hubungan baik dengan pelanggan, rekan, maupun sesama pebisnis karena relasi adalah sumber rezeki.
Di akhir penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa pelatihan kewirausahaan akan berlangsung selama dua hari dan mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga selesai. Hal tersebut diharapkan agar peserta dapat menyerap materi dan memperoleh pengalaman pembelajaran secara maksimal, pungkasnya.
Sementara itu, sambutan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Antasari Banjarmasin, Dr. Irfan Noor, S.Ag., M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada UPT. Pengembangan Kewirausahaan dan Karier (UPKK) yang telah berhasil menyelenggarakan Workshop tersebut sebagai salah satu upaya strategis dalam mendukung pengembangan potensi, kompetensi, serta kesiapan karier mahasiswa.
Beliau menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri karena sebelumnya sempat mengalami penyesuaian agenda sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat pada triwulan kedua tahun ini. Meskipun demikian, UPT. Pengembangan Kewirausahaan dan Karier tetap berupaya merealisasikan kegiatan yang dinilai penting bagi mahasiswa, khususnya dalam membangun kesiapan menghadapi dunia kerja dan dunia usaha.
Unit atau pusat seperti ini hadir untuk mendorong mahasiswa agar tidak stagnan. Berbagai kegiatan perlu disiapkan agar mahasiswa dapat terus mengembangkan diri dan mempersiapkan kariernya. Artinya, proses pengembangan diri tidak berhenti ketika seseorang berstatus sebagai mahasiswa ataupun setelah menjadi alumni, tetapi harus terus berlanjut sebagai bagian dari persiapan menghadapi kehidupan dan dunia kerja di masa yang akan datang, ujar Dr. Irfan Noor, M.Hum.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa kewirausahaan menjadi salah satu tema penting yang perlu ditanamkan kepada mahasiswa. Menurutnya, kewirausahaan tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas menjalankan bisnis, tetapi juga merupakan sebuah mindset atau pola pikir dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman yang berlangsung semakin cepat dan penuh ketidakpastian.
Orang yang memiliki mental kewirausahaan yang baik akan mampu melihat perubahan dan situasi yang terjadi bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai peluang. Kemampuan untuk membaca situasi, beradaptasi, berinovasi, dan mengambil peluang menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan yang terus terjadi, jelasnya.
Melalui kegiatan workshop tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan wawasan baru mengenai kewirausahaan, tetapi juga terdorong untuk membangun keberanian dalam memulai, mengembangkan ide, serta mengubah potensi yang dimiliki menjadi peluang yang bernilai. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya UIN Antasari Banjarmasin dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, inovatif, dan memiliki kesiapan untuk menghadapi dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Kegiatan workshop ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin untuk memperluas wawasan, mengembangkan potensi, serta membangun keberanian dalam memulai dan mengembangkan usaha. Lebih dari sekadar membekali mahasiswa dengan pengetahuan kewirausahaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya UPT. Pengembangan Kewirausahaan dan Karier dalam menumbuhkan pola pikir yang adaptif, kreatif, inovatif, dan berorientasi pada peluang.
Melalui berbagai program pengembangan kewirausahaan dan karier yang berkelanjutan, UIN Antasari Banjarmasin berkomitmen untuk terus mendampingi mahasiswa dan alumni agar mampu mempersiapkan masa depan secara lebih matang, baik sebagai calon profesional maupun sebagai wirausahawan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga memiliki kapasitas untuk menciptakan peluang kerja (job creator) serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi.
UPT. Pengembangan Kewirausahaan dan Karier berharap semangat yang dibangun melalui workshop ini dapat terus berlanjut setelah kegiatan berakhir, diwujudkan dalam bentuk keberanian untuk memulai, kemauan untuk belajar, serta konsistensi dalam mengembangkan ide dan peluang menjadi sesuatu yang bernilai. Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin dalam membangun kemandirian, mengembangkan karier, dan menghadapi dinamika dunia kerja serta kewirausahaan di masa depan.